Mana Yang Duluan, Ayam Atau Telur?

Ayam dan telur. Ya, dua hal yang sangat akrab bagi manusia. Tapi nyatanya masih banyak orang berantem cuma gara-gara si ayam dan telur ini. Pertanyaannya cuma satu: ayam dan telur, mana yang duluan?

Pertanyaan ayam dan telur merupakan salah satu tebak-tebakan tertua di dunia. Jawabannya sendiri masih diperdebatkan oleh banyak orang. Ada yang bilang, ayam lebih dulu, karena sebuah telur tidak mungkin ada, tanpa adanya niatan dari bapak dan ibu ayam. Ada yang bilang telur dulu, karena ayam pasti mengalami masa kecil dulu, bermula dari telur. Tapi apa jawabannya?

Kemudian, secara tidak sengaja, peneliti di Sheffield and Warwick University di Inggris berhasil memecahkan pertanyaaan ini. Pendeknya, mereka menemukan bahwa telur, ternyata memiliki sebuah protein, yang cuma bisa berasal dari sebuah rahim ayam. Dan oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa yang mereka katakan adalah, harus ada ayam dulu, baru secara teknis “telur ayam” baru bisa ada.

Jadi, akhirnya kita tahu, bahwa pemenangnya adalah… Ayam! Tapi tunggu dulu, ternyata masalah ini lebih kompleks dari yang kita duga pada awalnya. Kenapa demikian? Karena jika kita merujuk pada teori evolusi, maka jawabannya adalah seperti yang dibilang oleh Neil deGrasse Tyson ini. Bahwa “telur ayam” dulu yang ada duluan, kemudian baru lahirlah seekor ayam pertama dari telur tersebut. Gimana caranya?

Simpelnya, jaman dulu belom ada yang namanya “ayam”. Adanya nenek moyang ayam, yang secara teknis belum bisa disebut sebagai “ayam”. Pendeknya selama jutaan tahun, nenek moyang ayam ini terus berevolusi. Evolusi terjadi karena tiap kali nenek moyang ayam beranak, anaknya ngga bisa sama persis kaya orangtuanya. Selalu ada sedikit perbedaan. Lalu itu terjadi terus selama jutaan tahun, hingga akhirnya ada satu telur, yang kode genetiknya akhirnya dapat diklasifikasikan sebagai ayam. Nah, telur inilah yang kemudian menjadi cikal bakal dari semua ayam yang pernah hidup di dunia ini. Jadi ya, menurut teori evolusi, telur ayam itu duluan daripada si ayam.

Jadi, video ini sukses malah membuat anda tambah bingung. Tapi begitulah ilmu pengetahuan, seperti yang dikatakan einstein ini “The more I learn, the more I realize how much I don’t know.” Jadi, selamat mencari tahu lagi! Dan kalo anda laper, silahkan goreng saja si ayam dan telor yang sukses bikin anda pusing tersebut. Terima kasih.

 

References

 

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. Afriana Aghata Rahmadiantama says:

    Kenapa Jakarta banyak nyamuk ? Tolong dijelaskan ya , min. terima kasih

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s