Apakah Minum Obat Bisa Membahayakan Kesehatan Kita? (ft. Pamflet)

Saat mendengar kata “obat”, kata pertama yang mungkin terlintas di pikiran kita adalah “pahit” atau “tidak enak”. Meski begitu, kita pasti akan tetap meminum obat karena kita tahu, obat dapat membantu menyembuhkan penyakit kita. Tapi, pernahkah kita membayangkan bahwa minum obat ternyata juga bisa berbahaya bagi kesehatan kita?

Jika ditanya apakah meminum obat baik bagi kita, jawabannya adalah IYA dan TIDAK. Mengapa bisa begitu? Pada dasarnya, semua jenis obat yang pernah kita konsumsi merupakan zat kimia, mulai dari ramuan dan jejamuan yang berbahan herbal hingga pil, kapsul, maupun serum buatan pabrik. Di satu sisi, zat-zat kimia dalam obat-obatan ini memiliki fungsi medis unik untuk menyembuhkan penyakit. Di sisi lain, zat-zat ini juga dapat menimbulkan efek samping yang biasanya bersifat buruk. Contohnya, saat kita cacingan, kita akan meminum obat-obat yang disebut antihelmentik. Obat-obat ini mengandung zat yang dapat membunuh cacing dan membuat perut kita merasa lega. Tapi, obat-obat ini juga punya efek samping seperti mual dan diare, yang justru membuat perut kita merasa sakit.

Itu sebabnya, setiap obat wajib menyantumkan aturan pemakaian, mulai dari zat aktif yang terkandung, kegunaan, efek samping, peringatan, serta dosis minum. Beberapa obat hanya bisa diminum setengah dosis untuk anak-anak, beberapa hanya bisa dikonsumsi dua kali sehari, dan beberapa hanya boleh diminum setelah makan. Intinya, tiap orang punya kebutuhan obat yang berbeda-beda, tergantung jenis dan seberapa parah sakit yang diderita, serta faktor-faktor lain, seperti umur, alergi, dan sebagainya.

Masalahnya, banyak orang yang bukannya meminum obat untuk menyembuhkan sakit, tapi justru menyalahgunakannya untuk senang-senang. Yang lebih mengejutkan lagi, banyak orang bahkan menyalahgunakan obat murah meriah yang mudah kita dapatkan di mart-mart dan warung terdekat. Mulai dari obat penenang, obat batuk, sampai obat nyeri pegal linu. Tidak ada sabu-sabu, komix-pun jadi… Mereka pikir karena bukan NARKOBA dan dijual bebas, obat-obat ini aman dikonsumsi sesuka hati. Padahal obat-obatan ini juga bisa membuat kecanduan, gangguan jantung, bahkan kematian, jika diminum sembarangan.

Jika diminum sesuai aturan, bahkan obat-obat yang tergolong NARKOBA pun sebetulnya baik bagi kesehatan. Sampai awal abad ke-20 misalnya, orang India masih banyak menggunakan ganja untuk mengobati asma dan menambah nafsu makan. Sementara morfin banyak digunakan untuk mengurangi rasa sakit, baik bagi prajurit Amerika Serikat yang terluka pada Perang Dunia ke-2, maupun penderita kanker abad-21.

Sekarang, kita tahu bagaimana meminum obat dengan baik dan benar. Bagaimanapun, mencegah pasti lebih baik dari mengobati. Jadi sebelum sakit, selalu jaga kesehatan dengan banyak minum air putih, tidur cukup, dan makan makanan yang enak dan bergizi. Dan seperti biasa, terima kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s